Sanjungan Khusus Guardiola Kepada De Bruyne

18/04/2017

Sejumlah peranan yang berbeda dimainkan gelandang Internasional belgia tersebut semenjak klub diambil alih oleh Pep Guardiola, dan bisa dikatakan De Bruyne sukses dalam beradaptasi dengan peranan barunya tersebut. Hal itulah yang membuat pelatih Pep Guardiola kemudian menyanjung kinerja eks Chelsea tersebut.



Manchester City baru saja mengepak tiga poin penting di St. Marry;s Stadium melawan Tuan Rumah Southampton. Partai itu tak begitu menghadirkan tantangan bagi Citizen yang akhirnya menang lewat skor telak 3-0. Selepas kemenangan ini, pelatih Pep Guardiola secara khusus memberikan sanjungan kepada salah seorang pemainnya, Kevin De bruyne.

Seperti diketahui, eks Chelsea itu datang dari Wolfsburg pada musim panas tahun 2015 silam. Pada musim pertamanya, De Bruyne gagal mempersembahkan trofi bergengsi kepada Citizen, begitu juga dengan musim keduanya saat ini yang terancam berakhir tanpa trofi.

Kendati demikian, performa De Bruyne secara individual dianggap sudah sangat baik oleh pelatihnya, Pep Guardiola. Kemampuan sang pemain belgia dalam beradaptasi dengan sejumlah peranan yang berbeda dalam skuatnya lah yang membuat manajer asal Catalan harus menyanjung De Bruyne.

"Anda tidak bisa melakukan itu jika anda bukan pemain yang bagus, sederhana. Anda tak bisa melakukan itu jika anda hanya memikirkan diri sendiri. Saya sering berbicara dengannya mengenai posisi favoritnya, dia bilang: tak masalah, saya akan beradaptasi. Dia punya kualitas, dia terus berjuang. Dia belakangan ini kecewa karena sering gagal dengan bola mudah, namun itu karena dia terlalu sering bermain."

"Tentu saja, dia pemain yang penting untuk kami. Di area pertahanan lawan dia adalah pemain yang bisa menciptakan banyak hal. Dia sudah tujuh atau delapan kali melepas tembakan yang membentur tiang. Dia memberi banyak pada kami, dia pemain fantastis." tutur Guardiola di FFT.

Sebagaimana diketahui, De Bruyne memang kerap kali menjalani peranan yang berbeda dalam pertandingan, terkadang dia menjadi gelandang sayap, dan tak jarang juga diturunkan sebagai gelandang tengah dan gelandang serang.